Kajian Muslim Lifestyle

Begini Cara Mengobati Sakit Ala Rasulullah

kiblatku.com – Siapa orang yang belum pernah merasakan sakit? Barangkali tak seorangpun yang luput dari rasa sakit, entah sakit ringan seperti demam atau sakit yang parah hingga membutuhkan penanganan yang serius. Namun pada initinya, semua orang tentu pernah merasakan sakit, karena hidup ini tidak lepas dari cobaan dan ujian.

Cobaan dan ujian merupakan sunatullah dalam kehidupan. Manusia akan diuji dalam kehidupannya baik dengan perkara yang tidak disukainya atau bisa pula pada perkara yang menyenangkannya. Allah ta’ala berfirman yang artinya, “Tiap-tiap yang berjiwa akan merasakan mati. Kami akan mengujimu dengan keburukan dan kebaikan sebagai cobaan (yang sebenar-benarnya). Dan hanya kepada Kami-lah kamu dikembalikan.” (QS. al-Anbiyaa’: 35).

Dari ayat ini, kita tahu bahwa berbagai macam penyakit juga merupakan bagian dari cobaan Allah yang diberikan kepada hamba-Nya. Namun di balik cobaan ini, terdapat berbagai rahasia/hikmah yang tidak dapat di nalar oleh akal manusia.

Terdapat Hikmah di Balik Rasa Sakit

Sakit akan menghapuskan dosa

Dalam Islam penyakit merupakan sebab pengampunan atas kesalahan-kesalahan yang pernah engkau lakukan dengan hati, pendengaran, penglihatan, lisan dan dengan seluruh anggota tubuhmu. Terkadang penyakit itu juga merupakan hukuman dari dosa yang pernah dilakukan. Sebagaimana firman Allah ta’ala, “Dan apa saja musibah yang menimpamu maka adalah disebabkan oleh perbuatan tanganmu sendiri, dan Allah memaafkan sebagian besar (dari kesalahan-kesalahanmu).” (QS. asy-Syuura: 30).

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,”Tidaklah menimpa seorang mukmin rasa sakit yang terus menerus, kepayahan, penyakit, dan juga kesedihan, bahkan sampai kesusahan yang menyusahkannya, melainkan akan dihapuskan dengannya dosa-dosanya. (HR. Muslim)

Sakit akan mengingatkan hamba atas kelalaiannya

Sesungguhnya di balik penyakit dan musibah akan mengembalikan seorang hamba yang tadinya jauh dari mengingat Allah agar kembali kepada-Nya. Allah ta’ala berfirman, “Dan sesungguhnya Kami telah mengutus (para rasul) kepada umat-umat sebelummu, kemudian Kami siksa mereka dengan (menimpakan) kesengsaraan dan kemelaratan, supaya mereka memohon (kepada Allah) dengan tunduk merendahkan diri. (QS. al-An’am: 42)

Sakit akan Membawa Keselamatan dari api neraka

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda yang artinya,” Janganlah kamu mencaci maki penyakit demam, karena sesungguhnya (dengan penyakit itu) Allah akan mengahapuskan dosa-dosa anak Adam sebagaimana tungku api menghilangkan kotoran-kotoran besi. (HR. Muslim)

Oleh karena itu, tidak boleh bagi seorang mukmin mencaci maki penyakit yang dideritanya, menggerutu, apalagi sampai berburuk sangka pada Allah dengan musibah sakit yang dideritanya.

Ada cara yang Rasulullah sallallahu alaihi wasallam lakukan ketika ia sedang merasakan sakit di tubuhnya. Cara yang sangat sederhana, mudah tetapi penuh dengan harapan doa.

  1. Meniupkan pada tubuh yang sakit dengan mu’awwidzat. Dari Aisyah radhiyallahu anha, “Rasulullullah sallallhu alaihi wasallam meniupkan pada tubuhnya sendiri saat sedang menderita sakit menjelang wafatnya dengan bacaan mu’awwidzat (doa perlindungan), dan ketika sakitnya semakin parah maka akulah yang meniupkan kepadanya denagn mu’awwidzat tersebut, kemudian aku menyapunya dengan tangan beliau karena kedua tangan beliau iu mengandung berkah.”(HR. Bukhari dan Muslim).
  2. Meletakkan tangan pada tubuh yang sakit seraya membaca “Bismillah”. Dari Utsman bin Abil Ash Ats Tsaqafi, ia mengaku kepada Rasulullah sallallhu alahi wasallam tentang sakit yang dideritanya sejak masuk Islam, maka Rasulullah bersabda kepadanya, “Letakkanlah tanganmu di atas bagian yang sakit dan ucapkanlah ‘Bismillah’ (Dengan menyebut nama Allah) sebanyak tiga kali. Dan ucapkan tujuh kali, “Aku berlindung pada kekuatan Allah dan kekuasaan-Nya dari kejahatan yang aku temui dan yang aku hindari.”(HR. Muslim).
  3. Dengan cara sayatan bekam dan meminum madu. Dari Ibnu Abbas radhiyallahu anhu, Rasulullah sallallahu alaihi wasallam bersabda, “Penyembuhan terdapat tiga macam” dalam sayatan bekam, minum madu atau besi yang dipanaskan, sedangkan aku melarang umatku melakukan penyembuhan dengan cara besi yang dipanaskan.”(HR. Bukhari dan Muslim)
  4. Dengan Jintan Hitam (Habbahsauda’). Dari Abu Hurairah radhiyallahu anhu, Rasulullah sallallahu alaihi wasallam bersabda, “Habbahsauda’ (jintan hitam) dapat menyembuhkan semua penyakit kecuali as-sam (kematian).
  5. Dengan daun pacar. Dari Ummu Rafiq radhiyallahu anhu berkata, “Tidaklah Rasulullah sallallahu alaihi wasallam ditimpa bisul atau duri kecuali beliau meletakkan padanya daun pacar.”(HR. Tirmidzi dan Ibnu Majah)

Demikian sekelumit penjelasan tentang mengobati rasa sakit berdasarkan sunnah. Semoga kita semua senantiasa diberi kesehatan dan keselamatan. Amin

LEAVE A RESPONSE

Your email address will not be published. Required fields are marked *