Monday, April 12, 2021
Home News Kemenag Susun Kisi-Kisi Ujian Lembaga Pendidikan Al-Quran

Kemenag Susun Kisi-Kisi Ujian Lembaga Pendidikan Al-Quran

Direktorat Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren (PD Pontren) Kementerian Agama tengah menyusun Kisi Kisi Ujian Lembaga Pendidikan Al Quran. Penyusunan ini berlangsung di Bekasi, 17 – 19 Maret 2021, serta melibatkan para ahli dan praktisi Pendidikan Al-Quran.

Direktur PD Pontren Waryono mengatakan, penyusunan kisi-kisi ujian ini akan menjadi pedoman Lembaga Pendidikan Al Quran di seluruh Indonesia dalam pelaksaan evaluasi. Karenanya, Waryono berharap agar kisi-kisi yang disusun tidak hanya sebatas mengukur kemampuan literasi membaca pada santri, tapi juga pada aspek pemahaman dan sikap, sesuai dengan perkembangan usia.

“Pekerjaan rumah Lembaga Pendidikan Al Quran (LPQ) adalah bagaimana LPQ bukan hanya sebatas menjadikan para santri akrab dengan Al Quran namum juga menjadi living values, nilai yang hidup,” terang Waryono di Bekasi, Kamis (18/3/2021).

Waryono mengapresiasi berkembangnya metode pembelajara Al-Quran di Indonesia. Bahkan, menurutnya, pembelajaran Al Quran di Indonesia adalah yang paling kreatif dan inovatif.

“Pembelajaran ini sebagai bagian dari ikhtiar untuk bagaimana Al-Quran lestari dan dikuasai peserta didik. Negara hadir tidak untuk menutup kreatifitas di masyarakat, regulasi jangan sampai menghalangi kreatifitas, karena metode-metode tumbuh dan berkembang sesuai dengan konteks,” jelas Waryono.

“Perlu juga upaya melakukan kompilasi metodologi yang berkembang agar bisa diwariskan ke anak cucu, dan tidak diklaim oleh pihak tidak bertanggungjawab. Sangat penting metode-metode tersebut memperoleh HAKI (Hak Atas Kekayaan Intelektual) dan harus diurus,” sambungnya.

Selain aspek metodologi, Waryono juga menggarisbawahi pentingnya performa ustadz/ustadzah. “Standar performa juga penting bukan sekedar standar intelektual, dan negara hadir untuk mensejahterakan masyarakat,” tandasnya.

Lembaga Pendidikan Al Quran tumbuh pesat di masyarakat. Berdasarkan Surat Keputusan Dirjen Pendidikan Islam nomor 91 tahun 2020 tentang Pedoman Penyelenggaraan Pendidikan Al Quran, setidaknya ada lima jenis LPQ. Yakni, Pendidikan Anak Usia Dini Al Quran (PAUDQu) sebagai lembaga formal, Taman Pendidikan Al Quran (TPQ), Ta’limul Quran lil Awlad (TQA), Rumah Tahfidz Al Quran (RTQ) dan Pondok Pesantren Tahfidz Al Quran (PPTQ). (Kemenag)

RELATED ARTICLES

Gandeng Bukalapak, BSI Hasanah Card Bantu UMKM Lewat Digital

KIBLATKU.COM - PT Bank Syariah Indonesia Tbk. berkomitmen terus mendukung penjualan produk usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) lewat platform digital. Salah...

Perkuat Moderasi Beragama di Sekolah, Pemda & Kemenag Harus Sinergi

KIBLATKU.COM - Sekjen Kemenag Nizar mengatakan bahwa dibutuhkan kerja sama antara Pemerintah Daerah dan Kementerian Agama dalam penguatan moderasi beragama di sekolah. 

Dukung Indonesia Jadi Pusat Ekonomi Syariah, Unilever Luncurkan Program Muslim Centre of Excellence

KIBLATKU.COM - PT. Unilever Indonesia, Tbk. meluncurkan program “Unilever Muslim Centre of Excellence” (Unilever MCOE) sebagai bentuk komitmennya berbagi peran dengan pemerintah...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

Most Popular

Gandeng Bukalapak, BSI Hasanah Card Bantu UMKM Lewat Digital

KIBLATKU.COM - PT Bank Syariah Indonesia Tbk. berkomitmen terus mendukung penjualan produk usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) lewat platform digital. Salah...

Jangan Kendor! Inilah Tips Istiqamah Menjalankan Ibadah di Bulan Ramadhan

KIBLATKU.COM - Sebentr lagi datang bulan Ramadhan, bulan suci nan mulia yang dinanti umat muslim di seluruh dunia. Ramadhan adalah bulan dilipatgandakannya...

Catat Ya! Kiat Khataman Al-Quran Selama Bulan Ramadhan

KIBLATKU.COM - Memasuki bulan suci Ramadhan, umat Muslim tidak saja diwajibkan untuk berpuasa, tetapi juga dianjurkan untuk memperbanyak ibadah-ibadah lain yang pahalanya...

Perkuat Moderasi Beragama di Sekolah, Pemda & Kemenag Harus Sinergi

KIBLATKU.COM - Sekjen Kemenag Nizar mengatakan bahwa dibutuhkan kerja sama antara Pemerintah Daerah dan Kementerian Agama dalam penguatan moderasi beragama di sekolah. 

Recent Comments