Tuesday, October 19, 2021
Home Muslim Fashion Mendag: Jakarta Kiblat Fesyen Islam Dunia

Mendag: Jakarta Kiblat Fesyen Islam Dunia

KIBLATKU.COM – Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi menyatakan komitmennya untuk menjadikan Jakarta sebagai pusat fesyen Islam dunia. Dia ingin Jakarta menjadi pusat fesyen seperti Paris dan Milan.

Untuk itu, Lutfi mengatakan, mulai tahun ini Trade Expo Indonesia (TEI) yang telah digelar ke-36 kalinya akan memiliki sesi khusus yang menampilkan industri halal Indonesia termasuk di bidang fesyen.

“Dalam TEI ke 36 ini kita mulai yaitu bagaimana jakarta menjadi kiblat fashion Islam dunia ini sudah kita hitung,” kata dia dalam acara pembukaan TEI 2021, Senin, 27 September 2021.

Demi merealisasikan itu, Lutfi menyatakan, tahun depan minimal harus sudah terselenggara Jakarta Islamic Fashion Week secara langsung. Terutama dengan menghadirkan panel ahli dari mancanegara.

“Tahun depan kita akan bikin Jakarta Islamic Fashion Week dan itu menjadi komitmen kita semua di side event TEI kita ke 37 insyaAllah dan mudah-mudahan kita tidak lagi online, digital version, tapi live version,” paparnya.

Menurutnya, industri fesyen Islam dan halal ini harus bisa terealisasi karena Indonesia sudah memiliki modal penduduk muslim yang besar. Mayoritas menjadi pelanggan setiap produk-produk Islami.

“Karena kita punya 270 juta pelanggan yang setia. Ini mestinya menjadi demand factor dan menjadi faktor pelontar supaya kita bisa ekspor industri halal Indonesia ke mancanegara,” ungkap Lutfi.

Lutfi pun secara pribadi meyakini, ini bisa terealisasi karena belum ada kiblat fesyen Islam dunia. Selama ini, kiblat fesyen, dikatakannya secara umum baru ada di Paris, Prancis dan Milan, Italia.

“Sekarang indikatornya kan merek-merek itu Prancis jadi indikator merek-merek kiblat fesyen, misal tadinya Paris, Milan, sekarang itu untuk industri fashion Islam sekarang kan kasarnya no body,” ujarnya.

Apalagi, dia menambahkan, pertumbuhan industri fesyen Islam dan halal Indonesia sejak lima tahun terakhir telah tumbuh double digit. Ditambah kosmetik Indonesia trennya sudah mengalahkan Prancis.

“Kosmetik halal yang sebenarnya sudah jadi tuan rumah di negara sendiri. Saya punya keyakinan bahwa merek impor atau internasional yang punya Prancis untuk kosmetik sudah kalah dengan barang-barang produk Indonesia,” tegas dia.[] Viva

RELATED ARTICLES

Polemik Pencatatan Nikah Siri, Ini Komentar Dekan Fakultas Syariah dan Hukum UIN Jakarta

KIBLATKU.COM - Polemik tentang pernikahan siri dapat ditulis di Kartu Keluarga (KK) menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Ini dipicu dari keberadaan Peraturan...

Yuk Daftar! Ada Sunatan Gratis untuk Warga Cisauk Kab Tangerang

KIBLATKU.COM - DKM Musala Nurul Amal bersama Mitra Khitan Modern dan Yayasan Lentera al-Qur'an Elhasani akan menggelar acara Maulid Nabi SAW 1443...

Demi Keadilan Nasional, DPR Usulkan RUU Ekonomi Syariah

KIBLATKU.COM - Rancangan Undang-Undang (RUU) Ekonomi Syariah telah diusulkan menjadi Prolegnas (Program Legislasi Nasional) Prioritas Tahun 2022 oleh Fraksi PKS dan juga Komisi XI DPR RI....

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

Most Popular

Polemik Pencatatan Nikah Siri, Ini Komentar Dekan Fakultas Syariah dan Hukum UIN Jakarta

KIBLATKU.COM - Polemik tentang pernikahan siri dapat ditulis di Kartu Keluarga (KK) menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Ini dipicu dari keberadaan Peraturan...

Yuk Daftar! Ada Sunatan Gratis untuk Warga Cisauk Kab Tangerang

KIBLATKU.COM - DKM Musala Nurul Amal bersama Mitra Khitan Modern dan Yayasan Lentera al-Qur'an Elhasani akan menggelar acara Maulid Nabi SAW 1443...

Demi Keadilan Nasional, DPR Usulkan RUU Ekonomi Syariah

KIBLATKU.COM - Rancangan Undang-Undang (RUU) Ekonomi Syariah telah diusulkan menjadi Prolegnas (Program Legislasi Nasional) Prioritas Tahun 2022 oleh Fraksi PKS dan juga Komisi XI DPR RI....

PTKI Harus Responsif, Beri Solusi Masalah Bangsa

KIBLATKU.COM - Wakil Menteri Agama Zainut Tauhid Sa’adi menggarisbawahi pentingnya peran Perguruan Tinggi Keagamaan Islam (PTKI) dalam merespon persoalan sosial keagamaan. Untuk...

Recent Comments