Saturday, September 18, 2021
Home Kolom Menilik 'Kemesraan' Hubungan Diplomatik Indonesia dan Palestina

Menilik ‘Kemesraan’ Hubungan Diplomatik Indonesia dan Palestina

KIBLATKU.COM – Palestina adalah negara yang saat ini sangat membutuhkan bantuan dari seluruh umat Muslim di seluruh dunia, tak terkecuali Indonesia. Sebagai Negara dengan penduduk muslim terbesar di dunia, Indonesia sudah sepatutnya ikut mendukung dan membantu rakyat Palestina. Apalagi Bapak Proklamator (Ir) Soekarno pernah dengan lantang dukungannya terhadap negeri para nabi tersebut. “Selama kemerdekaan bangsa Palestina belum diserahkan kepada orang-orang Palestina, maka selama itulah bangsa Indonesia berdiri menantang penjajahan Israel,” Soekarno, 1962.

Pekikan kemerdekaan Palestina dan anti penjajah Israel dari Sang Proklamator tercatat dalam sejarah. Indonesia telah berhutang besar pada Palestina sebab mereka lah yang pertama kali secara terbuka memberikan dukungan pada perjuangan kemerdekaan bangsa ini. Dimana, tepatnya pada 6 September 1944, Mufti besar Palestina,Syekh Muhammad Amin Al-Husaini menyatakan dukungan pada kemerdekaan RI dan mengajak negara-negara Arab seperti Mesir untuk mengakui kemerdekaan RI. Lantas seperti apa kedekataan Indonesia dengan Palestina dalam hubungan diplomatiknya hingga saat ini?

Berikut ulasan singkat hubungan diplomatik antara Indonesia dan Palestina yang dirangkum redaksi kiblatku.com dari berbagai sumber:

Politik

Indonesia termasuk negara pertama yang mengakui kemerdekaan Palestina setelah dideklarasikannya Negara Palestina di Aljazair, 15 November 1988. Sebagai wujud dukungan lebih lanjut dari Indonesia kepada Palestina, pada tanggal 19 Oktober 1989 di Jakarta telah ditandatangani “Komunike Bersama Pembukaan Hubungan Diplomatik” antara Menlu RI, Ali Alatas, dan Menlu Palestina, Farouq Kaddoumi, yang sekaligus menandai pembukaan Kedutaan Besar Negara Palestina di Jakarta.

Duta Besar pertama Palestina untuk Indonesia menyerahkan Surat-surat Kepercayaannya kepada Presiden Soeharto pada 23 April 1990. Sebaliknya, Pemerintah RI menetapkan bahwa Duta Besar RI di Tunis juga diakreditasikan bagi Negara Palestina. Sejak 1 Juni 2004, akreditasi Palestina berada di bawah rangkapan KBRI Yordania.

Ekonomi

Indonesia menjalin hubungan yang baik dengan Palestina seperti dalam bidang ekonomi dan perdaganagn dimana Indonesia resmi memberlakukan nol tarif bea masuk komoditas kurma, zaitun, dan lainnya. Palestina saat ini sedang berupaya mengembangkan kawasan industri. Pengusaha Indonesia pun telah diajak untuk ikut mengembangkan kawasan yang berlokasi di Jericho saat ini Indonesia baru mengekspor rempah-rempah, furnitur, obat-obatan, kopi, dan makanan ringan ke Palestina. Indonesia punya potensi untuk meningkatkan ekspor lewat produk manufaktur lain seperti otomotif.

Meski demikian, hubungan ekonomi (perdagangan) Indonesia-Palestina belum menunjukkan volume yang besar. Minimnya volume perdagangan kedua negara tidak terlepas dari kondisi dalam negeri Palestina yang terus dilanda konflik serta kebijakan pembatasan pergerakan manusia dan arus barang ke/dari Palestina oleh pemerintahan Israel.

Pendidikan

Indonesia dan Palestina memiliki kerja sama di bidang pendidikan, yang telah menghasilkan peningkatan jumlah WN Palestina serta WN Yordania keturunan Palestina yang menempuh studi di perguruan-perguruan tinggi di Indonesia, baik melalui beasiswa maupun pembiayaan pribadi.

Kementerian Luar Negeri Indonesia dan Palestina juga memiliki kerja sama di bidang pendidikan yang tertuang dalam MoU tentang kerja sama pendidikan dan pelatihan dalam hubungan diplomatik. MoU tersebut ditandatangani di Jakarta pada tanggal 22 Oktober 2007. Salah satu bentuk kerjasamanya adalah pelatihan bagi pada diplomat Palestina di Indonesia yang difasilitasi oleh Pusat Pendidikan dan Pelatihan Kemlu RI.

Salah satu perguruan tingginya seperti Universitas Gadjah Mada, kerja sama dalam bidang pendidikan tersebut dibahas dalam kunjungan duta besar Palestian untuk Indonesia, H.E. Zuhair SM. Al Shun, ke UGM. Kunjungan delegasi Palestina yang dipimpin Zuhair tersebut diterima secara langsung oleh Rektor UGM, Prof. Ir. Panut Mulyono, M.Eng., D.Eng Dia berharap nantinya jumlah mahasiswa Palestina yang akan melanjutkan studi di UGM dapat terus meningkat.

Kesehatan

Dalam bidang kesehatan Indonesia membantu palestina dalam pengawasan obat-obatan. Indonesia mengutamakan obat-obatan kepalestina karena itu merupakan komitmen dalam kerangka kerja sama selatan-selatan. Kepala BPOM RI Penny K. Lukito menyampaikan bahwa kerja sama teknis tahun pertama pada 2018 dilatarbelakangi oleh prinsip solidaritas atas beberapa tantangan yang dihadapi Palestina dalam bidang kesehatan, antara lain keterbatasan akses terhadap obat generik dan isu terkait kemandirian obat, Tahun kedua kerja sama teknis akan memberikan pelatihan mendalam tentang bidang tertentu, Tahun ketiga kerjasama teknis berfokus pada tahap pengimplementasian fungsi regulasi di Palestina.

Tak hanya itu, pada awal tahun lalu (2020), telah di tandatangani MOU antara Indonesia (MUI) dan Palestina untuk membangun bersama rumah sakit Indonesia-Hebron yang akan didirikan di atas tanah waqaf seluas 4000 m2 yang diberi nama Rumah Sakit Indonesia (RSI). Rumah sakit tersebut telah beroprasi dan menjadi RS rujukan utama di Palestina dan dinobatkan sebagai  tempat berobat yang paling bersih dan higenis  di sana. Subhanallah

RELATED ARTICLES

Merindukan Pemimpin Perempuan

KIBLATKU.COM - Kehadiran perempuan dalam podium kekuasaan bukan barang baru. Sejarah mencatat Ratu Bilqis sebagai seorang pemimpin pada masa Nabi Sulaiman. Dikenal...

Ada Apa Dengan Sekularisme

KIBLATKU.COM - Kenangan indah itu bernama sekularisme. Bdadari cantik yang diburu banyak orang bukan sekularisme atau tidak sekularisme, tapi ada wilayah tertentu...

Perbandingan Pengelolaan Dana Haji di Negara Serumpun (Indonesia-Malaysia)

KIBLATKU.COM - Memilukan. Itulah kiranya kata yang tepat menggambarkan perasaan calon jamaah haji 2021 yang resmi dibatalkan karena pandemic covid-19. Kesedihan dan...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

Most Popular

Rektor UIN Sumatra Utara Siap Integrasikan Merdeka Belajar dan Wahdatul Ulum

Kiblatku.com - Presiden RI Joko Widodo menghadiri pertemuan Majelis Rektor Perguruan Tinggi Negeri Indonesia (MRPTNI) yang digelar di Solo, Senin (13/9/2021).

Tinjau Vaksinasi Pesantren, Wapres Ingatkan Menjaga Diri Perintah Agama

KIBLATKU.COM - Wakil Presiden KH Ma’ruf Amin meninjau gelaran vaksinasi dan pelaksanaan pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas siswa Madrasah Aliyah di Pondok...

Kemenag Sediakan 6,9M untuk Masjid dan Musala Terdampak Covid, Berikut Syaratnya!

KIBLATKU.COM - Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam (Ditjen Bimas Islam) Kementerian Agama (Kemenag) akan menyalurkan bantuan operasional masjid dan musala di daerah...

Wamenag: Pengusaha Muslimah Wajib Menguasai Literasi Digital

KIBLATKU.COM - Wakil Menteri Agama Zainut Tauhid Sa’adi mengingatkan para pengusaha muslimah tentang pentingnya penguasaan literasi digital dalam pengembangan usahanya.

Recent Comments