Friday, July 23, 2021
Home Kolom Muhammad Bukan Simbol

Muhammad Bukan Simbol

Oleh: Ubaidillah Syatibi (Pegiat Dakwah dan Alumni UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta 2004).

kiblatku.com – Membaca artikel di kompasiana tentang sosok Nabi Muhammad di gedung pengadilan banding manhattan Amerika yang di jadikan salah satu simbol keadalian hukum, dan manusia yang mempunyai pengaruh besar terhadap keadilan bagi suluruh manusia, saya merasa ada ‘sesuatu’ yang memang seharusnya sosok Nabi Muhammad tidak di simbolkan secara fisik. Didepan gedung tersebut semula berdiri sembilan patung yang di anggap sebagai tokoh tokoh yang mempunyai peran penting terhadap keadilan, namun sekarang berdiri hanya delapan saja.

setelah hampir berdiri tegak selama kurun waktu 50 tahun akhirnya pada tahun 1955 akhirnya patung Nabi Muhammad di cabut atas permintaan umat muslim yang merasa keberatan Nabi Muhammad disimbolkan dalam bentuk patung, apapun alasannya, walaupun alasannya adalah Nabi Muhammad di anggap sebagai manusia yang mempunyai jasa terbesar dalam penegakan keadilan bagi umat manusia dan dijadikan simbol keadilan sebagai bentuk penghormatan oleh badan hukum Amerika. Hingga kini masih terlihat satu tempat yang kosong di jajaran patung patung yang lainnya.

Dalam sebuah hadis yang di riwayatkan oleh Ahmad dan Bukhari “ jangan kalian menyanjungku berlebihan, sebagaimana orang nasrani menyanjung putra maryam, karena aku hanyalah hambaNya dan salah satu utusanNya”. Berdasarkan hadis inilah sebenarnya kenapa wajah Nabi Muhammad tidak pernah di lukiskan dan di simbolkan dengan apapun.

Siapapun bagi umat islam sepakat kalau nabi Muhammad tidak bisa bisa kita gambarkan dalam bentuk visual, karena pada dasarnya Nabi Muhammad adalah energi positif, energi itu hidup berada di didalam hati dan fikiran orang-orang yang merindukan berjumpa dengan Nabi Muhammad. Manusia manusia ini bertebaran di permukan bumi Allah ini. Sering sekali kita menjumpai orang yang sangat menyayangi anak yatim, padahal pemerintah sendiri sibuk dengan urusan politik dan kekuasaan. Orang yang menegakan keadilan dan membela orang orang yang benar, disaat penegak hukum sibuk dengan suap menyuap demi sebuah jabatan. itulah energi nabi Muhammad yang bersama orang orang tersebut.

Bayangkan jika Nabi Muhammad dijadikan simbol di gedung Mahkamah Konstitusi di negara kita ini, dimana ketua Mahkamah Konstitusi nya sendiri melakukan apa yang di benci oleh Nabi Muhammad, tidak menegakan kebeneran, menerima uang suap atau riba, tidak jujur terhadap kepemimpinannya yang di emban sebagai amanah dari rakyat, entahlah dengan bahasa apalagi kita harus menyebut badan keadilan tertinggi ini.

Jadi saya berani mengatakan Nabi Muhammad tidak berada di gedung pengadilan, tidak berada di pemerintahan, tidak berada di DEPAG, tidak berada di gedung Dewan Perwakilan Rakyat, tidak berada di Mekkah, atau berada dimanapun. Nabi Muhammad selalu berada di hati dan fikiran orang orang yang selalu perduli dengan orang orang yang sangat membutuhkan pertolangan, beliau selalu bersama orang orang yang memperjuangkan hak hak wong cilik yang selalu di tindas oleh ketidak adilan. Karena bagaimanapun sejarah mencacat keagungan beliau karena selalu mendahulukan orang lain dibandingkan dirinya sendiri.

Mungkin kita sering mendengar dari para  penceramah, setiap malam Nabi Muhammad selalu bangun malam untuk mendirikan shalat dan bermunajat kepada Allah, sering sekali beliau menangis dan memohon ampunan kepada Allah. Sayangnya pemahaman ini kemudian dijadikan ‘perumpaan’ Nabi sendiri masih sering shalat malam dan memohon ampun, sedangkan kita sendiri jarang sekali bangun malam untuk mendirikan shalat dan menangis memohon ampunan kepada Allah sebagaimana yang sering dilakukan Nabi Muhammad. Pemahan saya rasanya tidak mungkin seorang Nabi Muhammad memikirkan diri sendiri, ingin masuk surga sendiri. Padahal setiap malam beliau bersujud berlama lamaan, memohon ampun sampai airmatanya berderai, tujuannya hanyalah satu. Memohon kepada Allah ampunan atas dosa dosa yang di perbuat umatnya, atas dosa kita kita sebagai umatnya beliau, kehawatiran beliau memikirkan nasib umatnya di hari pembalasan nanti, bahkan menjelang kematiannya pun yang terucap dari mulut beliau adalah “Ummati…. ummatiiii” . tidak egois kan?

Jadi saya pikir jelas alasan utama kenapa Nabi Muhammad tidak bisa disimbolkan dengan apapun, karena beliau adalah kebaikan dan keagungan itu sendiri, seorang hakim yang jujur dan menegakan keadilan dialah nur Muhammad, para pemuda yang selalu memakmurkan masjid siang malam mereka itulah pejuang Muhammad, pedagang kecil yang keliling mencari rizki Allah dengan halal merekalah kekasih Muhammad, seorang pemimpin yang memikirkan nasib rakyatnya,  dan bertindak sesuai kepentingan rakyat, bukan kepentingan pribadi atau partai politiknya mereka itulah pedang Nabi Muhammad. Tidak bisa melukiskan simbol Nabi Muhammad walaupun berjuta juta jilid buku untuk menjelaskan bahwa Nabi Muhammad melibihi dari simbol apapun, apalagi sekedar patung.

Semoga saja di dalam hati dan fikiran sedulur saya, para pemimpin, para aparatur negara, masih ada ruang untuk Muhammad, dimana Muhammad ini akan bertransformasi menjadi lelaku yang bermanfaat untuk sekelilingnya, bertindak bukan berdasarkan nafsu untuk mencuri dan menyakiti sesamanya, menjaga martabat siapapun yang berada disampingnya, menjadikan Muhammad sebagai energi bukan simbol yang hanya terdiam di pojok pojok rak buku atau gedung gedung pengadilan, atau penghias dinding perkantoran negara dengan kaligrafi Muhammad yang berdampingan dengan lafadz Allah dibelakang meja kerjanya.[]

RELATED ARTICLES

Merindukan Pemimpin Perempuan

KIBLATKU.COM - Kehadiran perempuan dalam podium kekuasaan bukan barang baru. Sejarah mencatat Ratu Bilqis sebagai seorang pemimpin pada masa Nabi Sulaiman. Dikenal...

Ada Apa Dengan Sekularisme

KIBLATKU.COM - Kenangan indah itu bernama sekularisme. Bdadari cantik yang diburu banyak orang bukan sekularisme atau tidak sekularisme, tapi ada wilayah tertentu...

Perbandingan Pengelolaan Dana Haji di Negara Serumpun (Indonesia-Malaysia)

KIBLATKU.COM - Memilukan. Itulah kiranya kata yang tepat menggambarkan perasaan calon jamaah haji 2021 yang resmi dibatalkan karena pandemic covid-19. Kesedihan dan...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

Most Popular

Hanya Di BSI, Tarik Tunai Tanpa Kartu ATM, Kok Bisa!

KIBLATKU.COM - PT Bank Syariah Indonesia Tbk terus melakukan terobosan dengan menghadirkan fitur tarik tunai tanpa kartu ATM yaitu hanya dengan menggunakan...

Kemenag Segera Luncurkan Program ‘Sehati’, Sertifikasi Halal Gratis untuk UMK

KIBLATKU.COM - Kemenag segera meluncurkan Program Sertifikasi Halal Gratis (Sehati) untuk UMK (Usaha Mikro dan Kecil). Program ini menjadi bentuk dukungan pemerintah...

Merindukan Pemimpin Perempuan

KIBLATKU.COM - Kehadiran perempuan dalam podium kekuasaan bukan barang baru. Sejarah mencatat Ratu Bilqis sebagai seorang pemimpin pada masa Nabi Sulaiman. Dikenal...

Ada Apa Dengan Sekularisme

KIBLATKU.COM - Kenangan indah itu bernama sekularisme. Bdadari cantik yang diburu banyak orang bukan sekularisme atau tidak sekularisme, tapi ada wilayah tertentu...

Recent Comments