Monday, October 18, 2021
Home Kajian Vaksinasi Covid-19 Tak Batalkan Puasa

Vaksinasi Covid-19 Tak Batalkan Puasa

KIBLATKU.COM – Ramadhan sebentar lagi menyapa umat muslim dunia namun Covid-19 belum ada gelagat akan beranjak pergi. Di tengah proses vaksinasi yang tengah berlangsung, banyak ummat muslim yang mengkhawatirkan bagai mana hukum vaksinasi saat berpuasa apakah membatalkan atau tidak. Kekhawatiran ini mengingat sebentar lagi ummat muslim akan memasuki bulan suci Ramadhan.

Menjawab hal ini, Pakar medis Islam asal Inggris menegaskan bahwa Vaksinasi Covid-19 tidak akan membatalkan puasa seorang Muslim selama Ramadhan.

“Menurut pendapat ulama, menerima dosis vaksin Covid-19 yang saat ini dilisensikan di Inggris tidak membatalkan puasa. Setiap pihak tidak boleh menunda vaksinasi Covid mereka karena Ramadan,” kata Asosiasi Medis Islam Inggris dalam sebuah pernyataan, dilansir di Al Arabiya, Kamis (4/3).

Suntikan subkutan, subdermal, intramuskular, interoseus, atau intra-artikular, untuk tujuan non-gizi saat puasa tidak membatalkan puasa. Hal ini terlepas dari kandungan yang disuntikkan memasuki sirkulasi darah.

Rute-rute suntikan ini tidak digolongkan sebagai tempat masuk yang akan membatalkan puasa. Dalam keterangan yang sama, disebut vaksin Covid-19 disuntikan dengan cara intramuskular, sebagai satu-satunya jalur vaksin yang tersedia saat ini.

Ramadhan merupakan bulan paling suci dalam kalender Islam. Diperkirakan, bulan Ramadhan akan berlangsung dari 12 April hingga 12 Mei tahun ini.

Lebih dari 1,5 miliar Muslim di seluruh dunia akan menunggu-nunggu kedatangan bulan tersebut. Di mana saat itu, orang-orang beriman pantang untuk makan, minum, merokok dan melakukan hubungan pernikahan dari fajar hingga matahari terbenam. Mereka juga berusaha menghindari pikiran dan perbuatan jahat.

Puasa di bulan Ramadhan juga merupakan salah satu dari lima rukun Islam. Disusul dengan hari raya Idul Fitri.

Direktur Pengamatan Ras dan Kesehatan NHS, Dr Habib Naqvi, mengatakan ada beberapa kekhawatiran bagi Muslim yang mendapat vaksin pada siang hari dan merasa tidak enak badan setelah divaksinasi. Beberapa khawatir dibutuhkan penggunaan obat pereda nyeri pasca vaksinasi.

“Kami perlu menangani dan mengatasi kekhawatiran yang diangkat oleh komunitas Muslim, yang mungkin ditawari vaksinasi saat berpuasa dan bekerja di garis depan,” katanya.

Naqvi menyebut tidak ada alasan vaksin dosis pertama atau kedua tidak dapat diberikan selama Ramadhan. Isi vaksin halal, dan menerimanya tidak akan membatalkan puasa Ramadhan, sesuai pendapat ulama Islam.

Pada bulan Desember, Dewan Fatwa Uni Emirat Arab selaku otoritas Islam tertinggi di negara itu, mengeluarkan keputusan yang mengizinkan umat Islam menerima vaksin Covid-19, meskipun mengandung “bahan non-halal” seperti gelatin babi.

“Vaksinasi virus korona tergolong sebagai obat-obatan pencegahan bagi perorangan yang sesuai anjuran agama Islam. Terutama pada saat terjadi pandemi penyakit, ketika yang sehat rawan infeksi karena tingginya risiko tertular penyakit tersebut, sehingga berisiko bagi seluruh masyarakat,” kata dewan saat itu.

Di sisi lain, juru bicara Pfizer, Moderna dan AstraZeneca mengatakan produk daging babi bukan bagian dari vaksin Covid-19 mereka. Tetapi, mengingat pasokannya yang terbatas dan kesepakatan yang sudah ada sebelumnya senilai jutaan dolar dengan perusahaan lain, mengakibatkan beberapa negara dengan populasi Muslim yang besar, seperti Indonesia, akan menerima vaksin yang belum disertifikasi bebas gelatin, menurut Associated Press.

RELATED ARTICLES

Kurban Kambing secara Patungan, Bolehkah?

KIBLATKU.COM - Idul Adha identik dengan kurban. Ia sekaligus menjadi ajang berbagi sesama. Pada hari itu, semua muslim di manapun merasakan nikmatnya...

Ketentuan Qurban dan Dasar Hukumnya dalam Islam

KIBLATKU.COM - Idul Fitri dan Idul Adha datang sekali dalam satu tahun. Keduanya adalah hari besar Islam dengan fadhilah yang berbeda. Masing-masing...

Kiat Menghindari Bencana (Musibah) Menurut Alquran dan Hadis

KIBLATKU.COM - Bencana alam bukan sekadar fenomena biasa sebagaimana dipahami orang-orang sekuler. Allah Azza wa Jalla sudah menguraikannya dengan sangat jelas dalam...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

Most Popular

Polemik Pencatatan Nikah Siri, Ini Komentar Dekan Fakultas Syariah dan Hukum UIN Jakarta

KIBLATKU.COM - Polemik tentang pernikahan siri dapat ditulis di Kartu Keluarga (KK) menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Ini dipicu dari keberadaan Peraturan...

Yuk Daftar! Ada Sunatan Gratis untuk Warga Cisauk Kab Tangerang

KIBLATKU.COM - DKM Musala Nurul Amal bersama Mitra Khitan Modern dan Yayasan Lentera al-Qur'an Elhasani akan menggelar acara Maulid Nabi SAW 1443...

Demi Keadilan Nasional, DPR Usulkan RUU Ekonomi Syariah

KIBLATKU.COM - Rancangan Undang-Undang (RUU) Ekonomi Syariah telah diusulkan menjadi Prolegnas (Program Legislasi Nasional) Prioritas Tahun 2022 oleh Fraksi PKS dan juga Komisi XI DPR RI....

PTKI Harus Responsif, Beri Solusi Masalah Bangsa

KIBLATKU.COM - Wakil Menteri Agama Zainut Tauhid Sa’adi menggarisbawahi pentingnya peran Perguruan Tinggi Keagamaan Islam (PTKI) dalam merespon persoalan sosial keagamaan. Untuk...

Recent Comments