Monday, April 12, 2021
Home News Wakaf, Modal Utama Pembangunan Kehidupan Umat

Wakaf, Modal Utama Pembangunan Kehidupan Umat

kiblatku.com – Global Wakaf-ACT menggelar Waqf Business Forum (WBF) bertajuk “Wakaf Energi Kedaulatan Pangan Umat” di Hotel Haris Surabaya, Minggu (27/12).

Sederet ulama dan tokoh nasional ikut hadir, antara lain Ketua Umum MUI KH. Miftahul Akhyar, Ketua Badan Wakaf Indonesia Prof. Muhammad Nuh, DEA, Pembina YP3I KH. Mahfudz Sobari, Ketua Umum Yayasan Penguatan Peran Pesantren Indonesia Marzuki Alie, Prof. DR. Mufti Mubarak, mewakili Badan Perlindungan Konsumen Indonesia, serta Ketua Komisi Perekonomian MUI.

Presiden Global Islamic Philanthropy sekaligus Ketua Dewan Pembina ACT Ahyudin mengatakan, wakaf merupakan salah satu instrumen untuk mengatasi persoalan kemiskinan, yang saat ini menimpa sebagian besar umat Islam. Wakaf menjadi modal utama pembangungan kehidupan umat.

“Kami meyakini untuk menghadapi  berbagai masalah, serta menjadi solusi bencana kemiskinan yang saat ini terjadi, tentu Allah punya obat dan jalan keluar, yaitu wakaf,” ungkap Ahyudin.

Lebih lanjut ia menjelaskan, Global Wakaf-ACT dalam dua tahun terakhir sudah dipercaya oleh para wakif untuk mengelola Rp200 miliar dana wakaf. Sementara di fase pandemi ini ada 1,5 juta orang bersedekah melalui ACT, dengan dana yang terkumpul sekitar Rp500 miliar. Dana ini akan digunakan untuk berbagai program penyelamatan kehidupan umat dan program pemberdayaan melalui wakaf. 

Ahyudin menjelaskan, ada dua program utama yang saat ini sedang dijalankan. “Pertama kami menjadikan aset ekonomi produktif sebagai objek wakaf. Kami ajak para pengusaha untuk mewakafkan saham perusahaannya. Perusahaan yang oleh pemiliknya diwakafkan, status perusahaannya yang tadinya milik pribadi menjadi milik Allah. Dan sebagai nazir wakaf, Global Wakaf tidak mengelola bisnis, hasil bisnis itulah yang kami distribusikan,” ungkap Ahyudin

Yang kedua, lanjutnya, obyek wakaf yang ditargetkan adalah uang tunai sebagai modal kerja ekonomi. “Saat ini, per hari tidak kurang 5.000 orang memberikan wakaf tunai ke lembaga ini, target kami 50 atau 60 triliun rupiah bisa kita himpun 5 tahun ke depan agar semakin banyak umat yang mendapatkan manfaat,” tambah Ahyudin. 

Dana wakaf yang terkumpul selama ini dikelola untuk berbagai program, antara lain yang baru saja diluncurkan adalah proyek 500 hektare sawah wakaf di Jawa Timur. “Kami juga sudah menyalurkan Wakaf Modal Usaha Mikro (WMUM) untuk 11 ribu pelaku UMKM di Indonesia selama pandemi,” katanya.

Senada dengan Ahyudin, Ketua Umum MUI KH. Miftahul Akhyar mengatakan untuk menyejahterakan kehidupan umat, maka dibutuhkan modal. Ia menukil pernyataan sahabat Amru bin Ash yang mengatakan: tidak ada sebuah kekuasaan kecuali dipimpin oleh orang yang memiliki sifat kepemimpinan, dan tidak bisa kepemimpinan itu lepas dari modal/maal. 

“Kita menghilangkan kemiskinan ya mustahil karena pasti selalu ada, dan sebaliknya kita membuat semua miskin juga mustahil, pasti ada keseimbangan. Tapi ikhtiar dan perjuangan membangun ekonomi umat ini kami respek sekali,” ungkap KH. Miftahul Akhyar.

Ia juga mengingatkan pentingnya gerakan penguasaan ekonomi umat. Hal ini karena melalui penguatan ekonomi yang adil, umat akan kembali berdaya dan menjadi rahmat bagi semesta alam.

“Karena seperti kata Imam Ghazali, sifat adil dan jujur merupakan kunci dari  kesejahteraan dan kemakmuran. Maka barang siapa yang menerapkan syariat/tatanan Allah, siapa pun akan sukses. Dan sebaliknya, siapa pun yang menentang syariat Allah dia akan disingkirkan oleh Allah walaupun dia muslim,” tegas KH. Miftahul Akhyar.

Acara Waqf Business Forum dilanjut dengan gelar wicara bersama Ketua Badan Wakaf Indonesia, Prof. Muhammad Nuh, DEA dan Presiden Aksi Cepat Tanggap Ibnu Khajar. Gelar Wicara ini dimoderatori oleh Gus Yusuf, Sekjen Yayasan Penguatan Peran Pesantren Indonesia

RELATED ARTICLES

Gandeng Bukalapak, BSI Hasanah Card Bantu UMKM Lewat Digital

KIBLATKU.COM - PT Bank Syariah Indonesia Tbk. berkomitmen terus mendukung penjualan produk usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) lewat platform digital. Salah...

Perkuat Moderasi Beragama di Sekolah, Pemda & Kemenag Harus Sinergi

KIBLATKU.COM - Sekjen Kemenag Nizar mengatakan bahwa dibutuhkan kerja sama antara Pemerintah Daerah dan Kementerian Agama dalam penguatan moderasi beragama di sekolah. 

Dukung Indonesia Jadi Pusat Ekonomi Syariah, Unilever Luncurkan Program Muslim Centre of Excellence

KIBLATKU.COM - PT. Unilever Indonesia, Tbk. meluncurkan program “Unilever Muslim Centre of Excellence” (Unilever MCOE) sebagai bentuk komitmennya berbagi peran dengan pemerintah...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

Most Popular

Gandeng Bukalapak, BSI Hasanah Card Bantu UMKM Lewat Digital

KIBLATKU.COM - PT Bank Syariah Indonesia Tbk. berkomitmen terus mendukung penjualan produk usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) lewat platform digital. Salah...

Jangan Kendor! Inilah Tips Istiqamah Menjalankan Ibadah di Bulan Ramadhan

KIBLATKU.COM - Sebentr lagi datang bulan Ramadhan, bulan suci nan mulia yang dinanti umat muslim di seluruh dunia. Ramadhan adalah bulan dilipatgandakannya...

Catat Ya! Kiat Khataman Al-Quran Selama Bulan Ramadhan

KIBLATKU.COM - Memasuki bulan suci Ramadhan, umat Muslim tidak saja diwajibkan untuk berpuasa, tetapi juga dianjurkan untuk memperbanyak ibadah-ibadah lain yang pahalanya...

Perkuat Moderasi Beragama di Sekolah, Pemda & Kemenag Harus Sinergi

KIBLATKU.COM - Sekjen Kemenag Nizar mengatakan bahwa dibutuhkan kerja sama antara Pemerintah Daerah dan Kementerian Agama dalam penguatan moderasi beragama di sekolah. 

Recent Comments