Saturday, April 17, 2021
Home Kajian Wakaf Produktif (Juga) Bisa Berupa Uang Loh…

Wakaf Produktif (Juga) Bisa Berupa Uang Loh…

kiblatku.com – Selama ini, kalau mendengar istilah wakaf, yang melekat dalam benak kita adalah tentang bangunan makam, masjid, madrasah dan sarana ibadah-sosial lainnya. Namun ternyata, saat ini ada perluasan praktek wakaf produktif dalam bentuk wakaf uang atau benda bergerak yang manfaatnya untuk kepentingan pendidikan, riset, rumah sakit, pemberdayaan ekonomi lemah dan lain-lain.

Perluasan dari pemahaman dan pemberdayaan harta wakaf tersebut menjadi suatu hal yang penting, terutama jika dikaitkan dengan konsep pengembangan wakaf produktif yang bertujuan untuk kepentingan sosial kemasyarakatan. Wakaf telah disyariatkan dan telah dilaksanakan oleh umat Islam sejak masa Nabi Muhammad Saw, hanya saja wakaf berupa uang relatif masih baru bagi umat Islam Indonesia, sehingga pelaksanaannya belum maksimal karena belum dikenal masyarakat.

Di abad ke 20 mulailah muncul berbagai ide untuk meimplementasikan berbagai ide-ide besar Islam dalam bidang ekonomi, berbagai lembaga keuangan lahir seperti bank, asuransi, pasar modal, institusi zakat, institusi wakaf, lembaga tabungan haji dll. Lembaga-lembaga keuangan Islam sudah menjadi istilah yang familiar baik di dunia Islam maupun non Islam.

Dalam tahapan inilah lahir ide-ide ulama dan praktisi untuk menjadikan wakaf uang salah satu basis dalam membangun perkonomian umat. Dari berbagai seminar, yang dilakukan oleh masyarakat Islam, maka ide-ide wakaf uang ini semakin menggelinding. Negara- negara Islam di Timur Tengah, Afrika, dan Asia Tenggara sendiri memulainya dengan berabagai cara.

Dasar Hukum

Kebolehannya wakaf berupa uang didasarkan pada hadis Nabi Muhammad Saw tentang para sahabat yang mewakafkan barang berharga, seperti baju perang, binatang, dan harta lainnya. Secara Qiyas, wakaf uang dianalogikan dengan baju perang dan binatang. Qiyas ini telah memenuhi syari’at ‘illah (sebab persamaan) terdapat dalam qiyas dan yang diqiyaskan (maqis

dan maqis ‘alaih). Sama-sama benda bergerak dan tidak kekal, yang mungkin rusak dalam waktu tertentu, bahkan wakaf uang jika dikelola secara profesional memungkinkan uang yang diwakafkan kekal selamanya.

Berkenaan dengan wakaf uang, telah terbit Undang-Undang Republik lndonesia Nomor 41 Tahun 2004 Tentang Wakaf. Pada pasal 16 ayat (l) tentang harta benda wakaf dalam Undang-Undang tersebut disebutkan, bahwa benda wakaf itu terdiri dari benda tidak bergerak dan benda bergerak. Wakaf uang disebutkan pada ayat (3) tentang wakaf benda tergerak sub a. Wakaf uang yang disebutkan dalam Undang-Undang Nomor 41 Tahun 2004 Tentang Wakaf telah disebutkan pula dalam Peraturan Pemerintah Nomor 42 Tahun 2006 Tentang Pelaksanaan wakaf.

Selain itu, Majelis Ulama Indonesia (MUI) telah mengeluarkan fatwa tentang kebolehannya berwakaf menggunakan uang. Fatwa MUI menetapkan: 1). Wakaf uang (cash wakaf /waqf al nuqud) adalah wakaf yang dilakukan seseorang, kelompok orang, lembaga atau badan hukum

dalam bentuk uang tunai; 2) Termasuk ke dalam pengertian uang adalah surat-surat berharga; 3). Wakaf uang hanya boleh disalurkan dan digunakan untuk hal-hal yang dibolehkan secara shar’i; dan 4). Nilai pokok wakaf uang harus dijamin kelestariannya, tidak boleh dijual, dihibahkan, dan/atau diwariskan.

Potensi Wakaf Uang di Indonesia

Wakaf uang sangat potensial untuk dikembangkan di lndonesia, karena dengan wakaf uang ini, daya jangkau mobilisasinya akan jauh lebih merata kepada masyarakat dibandingkan dengan model wakaf tradisional-konvensional dalam bentuk harta fisik.

Jumlah umat Islam yang terbesar di dunia terutama di Indonesia merupaka aset terbesar untuk penghimpunan dan pengembangan wakaf uang. Jika wakaf uang dapat diimplementasikan maka akan terdapat dana potensial yang dapat dipergunakan bagi kemaslahatan umat.

Seperti diketahui, Indonesia memiliki jumlah penduduk lebih dari 200 juta jiwa. Jika diasumsikan 20 juta saja umat Islam Indonesia mau mengumpulkan wakaf uang senilai Rp 100 ribu setiap bulan, maka dana yang terkumpul berjumlah Rp 24 triliun setiap tahun. Jika 50 juta orang yang berwakaf, maka setiap tahun akan terkumpul dana wakaf sebesar Rp 60 triliun, begitu seterusnya.

Wakaf merupakan model ibadah yang berdimensi ganda, selain untuk menggapai keridhaan serta pahala dari Allah, wakaf merupakan ibadah yang berdimensi sosial, sekaligus menjadi alternatif lain dalam beramal.[]

Potensi Wakaf di Indonesia

(Sumber: Indo-Islamika UIN Jakarta)

Tingkat penghasilan/bulanJumlah MuslimBesar wakaf/bulanPotensi wakaf uang/ bulanPotensi wakaf uang/tahun
Rp 500.0004 jutaRp 5.000,-Rp 20 milyarRp 240 milyar
Rp 1 juta – 2 juta3 jutaRp 10.000,-Rp 30 milyarRp 360 milyar
Rp 2 juta – 5 juta2 jutaRp 50.000,-Rp 100 milyarRp 1,2 triliun
≥ Rp 5 juta1 jutaRp 100.000,-Rp 100 milyarRp 1,2 triliun
TotalRp 3 triliun
RELATED ARTICLES

Doa Hari Ke-5 Bulan Ramadhan

KIBLATKU.COM - Diriwayatkan dari Ibnu Abbas bahwa Rasulullah saw telah menjelaskan keutamaan yang tak terhingga bagi puasa pada setiap hari dalam bulan...

Presiden Serahkan Zakat, Sekaligus Luncurkan Gerakan Cinta Zakat

KIBLATKU.COM - Presiden Joko Widodo hari ini, Kamis (15/4/2021), menyerahkan zakat kepada Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) di Istana Negara, Jakarta. Acara tersebut digelar...

Tingkatan Orang Berpuasa Menurut Imam Ghazali

KIBLATKU.COM - Istilah puasa dala bahasa Arab disebut “as-Shiyaam” atau “as-Shaum” yang berarti “menahan”. Sedangkan menurut yang dikemukakan oleh Syeikh Al-Imam Al-‘Alim...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

Most Popular

Doa Hari Ke-5 Bulan Ramadhan

KIBLATKU.COM - Diriwayatkan dari Ibnu Abbas bahwa Rasulullah saw telah menjelaskan keutamaan yang tak terhingga bagi puasa pada setiap hari dalam bulan...

Presiden Serahkan Zakat, Sekaligus Luncurkan Gerakan Cinta Zakat

KIBLATKU.COM - Presiden Joko Widodo hari ini, Kamis (15/4/2021), menyerahkan zakat kepada Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) di Istana Negara, Jakarta. Acara tersebut digelar...

Tingkatan Orang Berpuasa Menurut Imam Ghazali

KIBLATKU.COM - Istilah puasa dala bahasa Arab disebut “as-Shiyaam” atau “as-Shaum” yang berarti “menahan”. Sedangkan menurut yang dikemukakan oleh Syeikh Al-Imam Al-‘Alim...

BJPH Gelar Public Hearing Layanan Halal Digital

KIBLATKU.COM - Sebagai salah satu upaya peningkatan kualitas layanan Jaminan Produk Halal (JPH), Badan Penyeleggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) Kementerian Agama mengadakan...

Recent Comments