Thursday, October 28, 2021
Home News Yuk Daftar! Inilah Perguruan Tinggi Program Beasiswa Santri Berprestasi 2021

Yuk Daftar! Inilah Perguruan Tinggi Program Beasiswa Santri Berprestasi 2021

KIBLATKU.COM – Kementerian agama (Kemenag) akan membuka pendaftaran Program Beasiswa Santri Berprestasi (PBSB) pada pertengahan Maret 2021. Sebanyak 21 perguruan tinggi yang menjadi mitra Kemenag dalam program beasiswa untuk santri ini mengalokasi lebih dari 200 kuota.

Direktur Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren (PD Pontren) Waryono Abdul mengatakan, terdapat dua aspek yang jadi fokus PBSB. Pertama, pemahaman dan penguasaan ilmu agama atau tafaqquh fiddin. “Termasuk kemampuan menentukan maslahat kemanusiaan atau tafaqquh fii mashalihil khalqi, terutama saat pandemi ini,” ujar Waryono seperti yang dikutip dari laman Kemenag, Senin (15/3/2021).

Kemudian yang kedua menurut Wahyono PSBB memadukan ilmu agama dengan kajian keilmuan lainnya sebagai instrumen akademik dan metode penelitian lainnya. Hal ini bertujuan agar ilmu agama menjadi lebih kontekstual.

PBSB sendiri sudah berdiri sejak 2004 dan banyak santri yang menjadi sarjana dari program ini. Program PBSB dilakukan sebagai bentuk afirmasi negara agar para santri dapat melanjutkan studi hingga perguruan tinggi.

Program ini bertujuan agar para santri dapat merespon tantangan zaman, memadukan nilai-nilai agama dengan nilai-nilai kemanusiaan sesuai dengan perkembangan zaman.

Selain itu, Direktorat PD Pontren juga terus berusaha melakukan optimalisasi pilihan program studi. Hal tersebut dilakukan sebagai bentuk pemenuhan kebutuhan masyarakat dan pesantren dalam hal pendidikan, dakwah, pemberdayaan masyarakat, upaya mewujudkan kemandirian pesantren, dan mempercepat pembangunan nasional.

Harapan dari beasiswa untuk santri ini adalah agar lulusan PBSB akan lebih responsif dan dapat memberikan solusi terhadap persoalan-persoalan aktual.

Berikut adalah daftar pilihan perguruan tinggi untuk Program Beasiswa Santri Berprestasi tahun 2021 beserta prodi dan kuotanya:

1. UIN Alauddin, Makassar (Fakultas Ilmu Kesehatan; Kesehatan Masyarakat/kuota 10 santri)

2. UIN Maulana Malik Ibrahim, Malang (Fakultas Ekonomi; Perbankan Syariah/kuota 10 santri)

3. UIN Sunan Ampel Surabaya (Fakultas Dakwah dan Komunikasi; Pengembangan Masyarakat Islam/kuota 10 santri)

4. UIN Sunan Gunung Djati, Bandung (Fakultas Ushuluddin; Tasawuf Psikoterapi/kuota 10 santri)

5. UIN Sunan Kalijaga, Yogyakarta (Fakultas Dakwah dan Komunikasi; Ilmu Kesejahteraan Sosial/kuota 10 santri)

6. UIN Syarif Hidayatullah, Jakarta
A. Fakultas Kedokteran; Kedokteran dan Pendidikan Dokter (8 santri)
B. Fakultas Ilmu Kesehatan; Farmasi (8 santri)

7. UIN Walisongo, Semarang (Fakultas Syariah dan Hukum; Ilmu Falak/ kuota 10 santri)

8. UIN Sumatera Utara, Medan (Fakultas Syariah dan Hukum; Hukum/ kuota 10 santri)

9. IPB, Bogor (Fakultas Teknologi Pertanian; Teknik Industri Pertanian/ kuota 5 santri)

10. ITS, Surabaya (Fakultas Teknologi Informasi; Teknik Informatika/ kuota 5 santri)

11. UGM Yogyakarta:

A. Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik; Ilmu Komunikasi (4 santri)

B. Fakultas Psikologi; Psikologi (4 santri)

12. Unisma, Malang (Fakultas Kedokteran; Pendidikan Dokter (2 santri)

13. UPI, Bandung (Fakultas Ilmu Pendidikan; a) Bimbingan dan Konseling (5 santri), b) Teknologi Pendidikan (5 santri)

14. UI, Jakarta:

A. Fakultas Hukum; Ilmu Hukum (2 santri)

B. Fakultas Keperawatan; Ilmu Keperawatan (2 santri)

C. Fakultas Ekonomi dan Bisnis; a) Ilmu Ekonomi (2 santri), b) Manajemen (2 santri), c) Ilmu Ekonomi Islam (2 santri)

D. Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik; Hubungan Internasional (2 santri)

E. Fakultas Teknik; Teknik Industri (2 santri)

15. UNJ, Jakarta (Fakultas Ekonomi; Pendidikan Ekonomi/ kuota 10 santri)

16. Universitas Nahdlatul Ulama Indonesia (Unusia), Jakarta (Fakultas Islam Nusantara; Sejarah Kebudayaan Islam/ kuota 10 santri)

17. Unwahas, Semarang (Fakultas Agama Islam; Hukum Ekonomi Syariah/ kuota 10 santri)

18. Universitas Islam Nusantara (Uninus), Bandung (Fakultas Agama Islam; Perbankan Syariah, kuota 10 santri)

19. Universitas Islam Makassar (UIM), Makassar, Fakultas Pertanian; a) Agrobisnis (10 santri), b) Agroteknologi (10 santri)

20. Unram, Mataram (Fakultas Ekonomi; Ekonomi/ kuota 10 santri)

Waryono menambahkan, selain program sarjana (S1), PBSB tahun ini juga akan dibuka untuk Program Magister (S2). Program Magister (S2) PBSB ini dibuka untuk tiga program studi, yaitu:

1. UIN Sunan Kalijaga, Yogyakarta:

A. Pascasarjana Sains dan Teknologi; Magister Informatika (10 santri)
B. Pascasarjana Interdisciplinary Islamic Studies; Konsentrasi Kajian Industri dan Bisnis Halal (10 santri)

2. Institut Agama Islam Bunga Bangsa, Cirebon (Pascasarjana; Manajemen Pendidikan Islam/ kuota 10 santri)

RELATED ARTICLES

UIN Jakarta Raih Predikat Perguruan Tinggi Menuju Informatif

KIBLATKU.COM - Komisi Informasi Pusat (KIP) menggelar Anugerah Keterbukaan Informasi Publik 2021....

BPJPH Dorong Terbentuknya Lebih Banyak Lembaga Pemeriksa Halal

KIBLATKU.COM - Kepala Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) Kemenag Muhammad Aqil...

Kapolri dan Para Tokoh Nasional Apresiasi  HUT Gerakan Indonesia Optimis ke-3

Jakarta - Sejumlah tokoh nasional, petinggi TNI, Polri, ulama, artis, dan ketua OKP memberikan testimoni pada perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Gerakan...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

Most Popular

UIN Jakarta Raih Predikat Perguruan Tinggi Menuju Informatif

KIBLATKU.COM - Komisi Informasi Pusat (KIP) menggelar Anugerah Keterbukaan Informasi Publik 2021....

BPJPH Dorong Terbentuknya Lebih Banyak Lembaga Pemeriksa Halal

KIBLATKU.COM - Kepala Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) Kemenag Muhammad Aqil...

Kapolri dan Para Tokoh Nasional Apresiasi  HUT Gerakan Indonesia Optimis ke-3

Jakarta - Sejumlah tokoh nasional, petinggi TNI, Polri, ulama, artis, dan ketua OKP memberikan testimoni pada perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Gerakan...

Polemik Pencatatan Nikah Siri, Ini Komentar Dekan Fakultas Syariah dan Hukum UIN Jakarta

KIBLATKU.COM - Polemik tentang pernikahan siri dapat ditulis di Kartu Keluarga (KK) menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Ini dipicu dari keberadaan Peraturan...

Recent Comments