Saturday, September 18, 2021
Home Khazanah Yuk Intip! Alquran Raksasa Peninggalan Ulama Cilegon

Yuk Intip! Alquran Raksasa Peninggalan Ulama Cilegon

KIBLATKU.COM – Cilegon dikenal dengan Kota Baja, kota yang berada di Bagaian Barat Pulau Jawa ini juga amat kental dengan sebutan kota santri. Hal ini nampak terlihat dari banyaknya pondok pesantren yang berdiri dari masa pra kemerdekaan hingga saat ini. Sebutan Cilegon sebagai kota santri dikuatkan dengan satu peninggalan ulama terkemuka yang menulis Alquran berukuran ‘raksasa’. Lantas siapa ulama penulis Alquran raksasa di Cilegon?

Quran raksasa tersebut langsung ditulis tangan oleh KH. Ahmad Basharudin, tokoh dan ulama Cilegon. Penulisan Alquran raksasa tersebut memakan waktu selama satu tahun, yakni dari tahun 1990 sampai 1991. KH. Ahmad Basharudin merupakan pengasuh dan pendiri Pondok Pesantren (Ponpes) Al-Hikmah yang berlokasi di di Jalan Kimudzakir, Link Cigading, Kelurahan Tegalratu, Kecamatan Ciwandan, Kota Cilegon, tepatnya di Majlis Taklim Al-Hikmah.

KH. Ahmad Basharudin sediri adalah seorang ulama yang mempunyai kelebihan dibidang pembuatan kaligrafi. Oleh karena itu, keahliannya dituangkan dalam tulisan Al Quran raksasa ini. Dari informasi yang dihimpun kiblatku.com, KH. Ahmad Basharudin menulis sebanyak 4 (empat) Alquran besar, dengan ukuran berbeda-beda. Namun yang paling besar ada di Cilegon. Satu Alquran diberikan kepada KH. Anom Suryalaya Jawa Timur, satu lagi di berikan kepada Masjid Istiqlal Jakarta, yang duanya ada di Ponpes Al-Hikmah.

Proses penulisan Alquran raksasa ini dilakukan pada tengah malam setelah melakukan solat tahajud. Dalam perjalanannya, penulisan Alquran sebanyak 30 juz ini membutuhkan waktu hingga beberapa tahun. KH Ahmad Basarudin hanya menyelesaikan penulisan seluruh ayat. Sedangkan untuk bagian ornamen dan jilid dikerjakan oleh para santri yang belajar di pesantren yang kini berubah menjadi majelis taklim.

Alquran berukuran besar ini kini menjadi warisan keluarga dan masyarakat sekitar Pondok Pesantren (Ponpes) Al-Hikmah. Keberadaan Alquran raksasa tersebut menambah khazanah dan sekaligus sebagai icon Kota Cilegon sebagai Kota Santri.

RELATED ARTICLES

Rektor UIN Sumatra Utara Siap Integrasikan Merdeka Belajar dan Wahdatul Ulum

Kiblatku.com - Presiden RI Joko Widodo menghadiri pertemuan Majelis Rektor Perguruan Tinggi Negeri Indonesia (MRPTNI) yang digelar di Solo, Senin (13/9/2021).

Tinjau Vaksinasi Pesantren, Wapres Ingatkan Menjaga Diri Perintah Agama

KIBLATKU.COM - Wakil Presiden KH Ma’ruf Amin meninjau gelaran vaksinasi dan pelaksanaan pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas siswa Madrasah Aliyah di Pondok...

Wamenag: Pengusaha Muslimah Wajib Menguasai Literasi Digital

KIBLATKU.COM - Wakil Menteri Agama Zainut Tauhid Sa’adi mengingatkan para pengusaha muslimah tentang pentingnya penguasaan literasi digital dalam pengembangan usahanya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

Most Popular

Rektor UIN Sumatra Utara Siap Integrasikan Merdeka Belajar dan Wahdatul Ulum

Kiblatku.com - Presiden RI Joko Widodo menghadiri pertemuan Majelis Rektor Perguruan Tinggi Negeri Indonesia (MRPTNI) yang digelar di Solo, Senin (13/9/2021).

Tinjau Vaksinasi Pesantren, Wapres Ingatkan Menjaga Diri Perintah Agama

KIBLATKU.COM - Wakil Presiden KH Ma’ruf Amin meninjau gelaran vaksinasi dan pelaksanaan pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas siswa Madrasah Aliyah di Pondok...

Kemenag Sediakan 6,9M untuk Masjid dan Musala Terdampak Covid, Berikut Syaratnya!

KIBLATKU.COM - Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam (Ditjen Bimas Islam) Kementerian Agama (Kemenag) akan menyalurkan bantuan operasional masjid dan musala di daerah...

Wamenag: Pengusaha Muslimah Wajib Menguasai Literasi Digital

KIBLATKU.COM - Wakil Menteri Agama Zainut Tauhid Sa’adi mengingatkan para pengusaha muslimah tentang pentingnya penguasaan literasi digital dalam pengembangan usahanya.

Recent Comments